komputerdia.com
- How to make android apps? atau Bagaimana cara membuat aplikaksi android?
Mungkin kalimat itulah yang saat ini semakin banyak dicari oleh para pengguna
internet, khususnya bagi kalian yang sedang mencoba terjun bermain di bidang
android, AdMob, Coding dan yang lainnya.
Saat ini, ada dua cara yang bisa
kalian lakukan untuk bisa membuat aplikasi android yakni dengan menggunakan
tool online dan menggunakan tool/aplikasi offline. Dari sekian banyaknya
aplikasi yang bisa kalian gunakan untuk membuat aplikasi android saat ini,
dibawah ini saya telah merangkum beberapa tools atau aplikasi yang bisa kalian
gunakan untuk membuat aplikasi android, baik secara offline maupun online.
How To Make Android Apps With Online and
Offline Method
A. Membuat Aplikasi Android Dengan Online
Untuk kalian yang kurang memahami
bahasa pemrograman, tetapi kalian bermaksud untuk membuat aplikasi android,
sebagai rekomendasinya kalian dapat membuat aplikasi android secara online
dengan menggunakan tools atau aplikasi online berikut ini :
1. AppGeyser
Website atau aplikasi online terbaik
pertama untuk membuat aplikasi android tanpa harus mengerti coding adalah
AppsGeyser. AppGeyser merupakan suatu layanan website
gratis yang dipublikasikan untuk membuat beberapa kategori aplikasi android.
Aplikasi yang akan dibuat memiliki
semua fitur yang kalian butuhkan termasuk perpesanan, sosial-sharing, tab dan
dukungan penuh untuk peningkatan HTML5. Dibawah ini adalah kategori yang bisa
kalian buat melalui AppGeyser
- Mssenger
- Website
- Browser
- Media Player
- Music
- Online Store
- Mobile TV
- Dll
2. AppyPie
Appypie merupakan App Builder Software berbasis cloud yang
perkembangannya cukup pesat. Website ini memungkinkan kalian yang tidak atau
kurang memahami bahasa pemrograman untuk bisa membuat aplikasi Android &
iPhone, dan dengan menggunakan AppyPie, kalian sudah langsung bisa
mepublikasikannya ke Google Play dan App Store.
Dengan AppyPie, kalian tidak perlu
memasang atau mengunduh perlengkapan apapun, kalian hanya cukup menyeret &
melepas (drag and Drop) laman aplikasi untuk membuat aplikasi seluler secara
online. Begitu App yang kalian buat diterbitkan, kalian akan menerima aplikasi hybrid
berbasis HTML5 yang sesuai dengan Android, iPhone, iPad, Windows Phone
ataupun Blackberry sekalipun.
3. BuzzTouch
Buzztouch adalah app engine berbasis open source yang ditujukan untuk
membuat aplikasi iPhone, iPad, dan Android. Buzztouch sendiri telah
dibekali perangkat lunak pengembang iOS dan Android (SDK).
Sementara itu Panel Kontrol
BtCentral adalah perangkat lunak yang berbasis web open source , sehingga
dapat digunakan untuk mengelola dan membuat aplikasi mobile yang dibuat dengan
menggunakan Buzztouch.
4. Andromo
Andromo merupakan salah satu situs yang dapat kalian gunakan untuk
membuat aplikasi Android dengan mudah dan tanpa harus menguasi bahasa
pemrograman (koding). Dengan situs Andromo, kalian dapat membuat aplikasi
seperti audio player, map, navigation, aplikasi seperti Facebook, Twitter,
video Youtube, dan lain sebagainya.
Selain itu, situs Andromo juga telah
dilengkapi dengan fitur monetization , tujuannya agar para
pengguna yang membuat aplikasi bisa mendapatkan pendapatan berupa uang dengan
cara memasang iklan pada aplikasi yang telah dibuat seperti iklan adSense.
5. MIT App Inventor
App Inventor
merupakan proyek dari Massachuset Institute of Technology (MIT) yang
dibuat untuk ditujukan kepada semua pelaku pembuat aplikasi android, khususnya
bagi para pemula dengan block-based programming tool.
App Inventor dapat digunakan dengan
cukup mudah, hanya dengan melakukan tarik dan geser serta menambahkan infromasi
atau data serta mengatur palette di bagian properties yang kalian kehendaki.
App Inventor ini merupakan tools untuk membuat aplikasi Android melalui browser
yang cukup lengkap fungsinya. Dibagian palette terlihat banyak sekali fitur
yang bisa kalian gunakan seperti sensor, Bluetooth, dan lain sebagainya.
6. Appyet
Sama seperti dengan situs diatas, Appyet juga
merupakan salah satu situs yang bisa kalian gunakan untuk membuat aplikasi
android tanpa harus menguasai bahasa pemrograman. Dengan menggunakan AppYet
ini, siapapun termasuk kalian akan mampu membuat aplikasi Android secara
profesional.
Pada dasarnya, Appyet ini ditujukan
untuk para pengguna yang ingin membuat aplikasi konten yang bersumber dari
sebuah website (situs). Cukup memberikan tautan RSS feed/Atom atau alamat situs
web, selanjutnya secara otomatis appyet akan mengkonversinya menjadi sebuah
aplikasi yang cukup menarik untuk Android.
7. Appclay
AppClay diciptakan oleh pakar development ShepHertz Technologies.
Sama seperti situs sebelumnya, AppCly juga ditujukan bagi para pemula yang akan
mencoba membuat aplikasi android AppClay sendiri memiliki antarmuka yang cukup
intuitif, dimana dengan adanya tampilan seperti ini, dapat memungkinkan kalian
dengan mudah untuk bisa menjadi seorang pengembang aplikasi android tanpa perlu
pengetahuan koding.
8. App Machine
App Machine , jika dilihat dari segi fiturnya memang snagat
memungkinkan kalian untuk membuat aplikasi perusahaan atau pribadi dengan cukup
mudah, dan yang paling penting situs ini memberikan label free atau
gratis.
Untuk menggunakan situs ini, kalian
hanya perlu membangun aplikasi dan selanjutnya App Machine akan
mempublikasikannya di toko Apple atau Android store. AppMachine membuat
pembuatan aplikasi yang cukup berkualitas tinggi dan gratis.
9. Good Barber
Dengan menggunakan bantuan situs Good Barber, kalian akan bisa menjadi
pengembang aplikasi yang terlihat simpel namun tetap tidak membuang kesan
profesional. Sama dengan situs-situs diatas, kalian tidak perlu pengetahuan
tentang bahasa pemrograman, dalam hal ini kalian cukup merancang aplikasi,
menambahkan konten, dan kemudian kalian dapat mempublikasikannya Google Play
Store.
B. Membuat Aplikasi Android Secara Offline Dengan Software
Untuk opsi B ini, telah kalian
ketahui bahwa deretan aplikasi - aplikasi dibawah ini memang diperuntukkan bagi
kalian yang sudah memahami atau setidaknya kalian senang dengan hal utak-atik
koding, maka pilihan dibawah ini adalah software yang cocok untuk kalian
1. Android Studio
Android Studio adalah sebuah IDE yang diperuntukkan untuk Android
Development, dimana android studio ini dikenalkan oleh pihak google pada acara Google
I/O di tahun 2013. Android Studio merupakan suatu pengembangan dari Eclipse
IDE, dan dibuat berdasarkan IDE Java populer, yaitu IntelliJ IDEA. Android
Studio merupakan IDE resmi untuk pengembangan aplikasi Android.
Sebagai media yang menjadi
pengembangan dari aplikasi Eclipse, Android Studio tentunya sudah dilengkapi
dengan gaya baru serta mempunyai banyak fitur-fitur baru dibandingkan dengan
Eclipse IDE. Berbeda dengan Eclipse yang menggunakan Ant, Android Studio
menggunakan Gradle sebagai build environment. Fitur-fitur lainnya yang sudah
disematkan pada Android Studio adalah sebagai berikut :
- Menggunakan Gradle-based build system yang fleksibel.
- Bisa mem-build multiple APK .
- Template support untuk Google Services dan berbagai macam tipe perangkat.
- Layout editor yang lebih bagus.
- Built-in support untuk Google Cloud Platform, sehingga mudah untuk integrasi dengan Google Cloud Messaging dan App Engine.
- Import library langsung dari Maven repository
- dan masih banyak lagi yang lainnya
2. Eclipse
Eclipse merupaka Integrated Development Environment (IDE). Fungsi
uatama dari Eclipse adalah untuk mengembangkan aplikasi Java, tetapi saat ini
sudah dapat kalian digunakan untuk mengembangkan aplikasi dalam bahasa
pemrograman lain melalui memdia plugin.
Diantara bahasa pemrograman tersebut
adakah sebagai berikut :
- ABAP,
- C atau C ++
- COBOL
- Fortran
- Haskell
- JavaScript
- Lasso
- Lua
- ALAMI
- Perl
- PHP
- Prolog
- Python
- R dan Ruby
- Scala
- Clojure
- Groovy
- Skema
- Dll
Selain itu, software Eclipse ini
juga dapat kalian gunakan untuk mengembangkan aplikasi android. Untuk
melakukan itu diperlukan tambahan tools pengembang lainnya, seperti Eclipse
Java JDT untuk Java dan Scala, Eclipse CDT untuk C / C ++, Eclipse PDT untuk
PHP, dan yang akan dibahas Eclipse ADT untuk Android, serta masih banyak lagi.
3. Apache Cordova
Apache Cordova meruoakan suatu platform yang ditujukan untuk membuat
aplikasi mobile menggunakan HTML, CSS dan JavaScript. Platform yang diidukung
diantarnya adalah Android, iOS, Windows Phone dan Blackberry.
Apache Cordova ini menyediakan
berbagai fitur API plug-in untuk memudahkan developer dalam mengembangkan
aplikasi dengan mengakses beberapa fungsi seperti status baterai, kamera,
kontak, perangkat, akselerometer, kompas, sistem berkas, geolokasi, Media,
informasi jaringan dan juga keperluan atau komponen yang lainnya. Dengan kata
lain kalian dapat membuat aplikasi android hanya menggunakan HTML, CSS
dan Javascript.
Dengan kalian menggunakan API dari
aplikasi Cordova, kalian tidak perlu membangun sebuah aplikasi dengan
menggunakan native code seperti Java, Objective-C dan yang
lainnya. Disini kalian hanya perlu menggunakan teknologi web dengan bahasa
pemrograman web yang dipasang pada perangkat mobile bersangkutan. Perlu kalian
garis bawahi, karena menggunakan Javascript, aplikasi yang kalian ciptakan pada
suatu platform mobile dapat digunakan di platform lain dengan sedikit atau
bahkan tanpa perlu dilakukan perubahan.
4. NetBeans
Netbeans merupakan Sebuah proyek open source code yang mempunyai
pengguna yang sangat luas. Netbeans saat ini mempunyai dua jenis, yaitu Netbeans
IDE dan NetBeans Platform. Netbeans IDE adalah salah satu aplikasi IDE
yang ditulis dengan dalam Java dan digunakan programmer untuk menulis,
mengompile, mencari kesalahan, dan menyebarkan program.
Sedangkan Netbeans Platform
adalah fondasi yang modular dan dapat diperluas yang dapat difungsikan sebagai
Basic software untuk membuat aplikasi desktop yang berkapasitas besar.
Untuk informasi lainnya, berikut
adalah kelebihan yang dimiliki oleh aplikasi NetBeans
- Multiplatform
- OOP (Object Oriented Programming – Pemrogram Berorientasi Objek)
- Perpustakaan Kelas Yang Lengkap
- Bergaya C++
- Pengumpulan sampah otomatis
5. Xamarin
Xamarin merupakan sebuah software atau aplikasi development, tools
ini bisa kalian digunakan untuk membuat dan mengembangkan aplikasi mobile
berbasis Android, iOS dan Windows Phone. Software ini dirancang &
dipublikasikan oleh perusahaan software yang terletak di San Francisco,
California dan berdiri pada bulan Mei 2011.
Sampai saat ini, Xamarin sendiri
memiliki dua IDE yang terdiri dari Xamarin terintegrasi Microsoft Visual
Studio dan Xamarin Studio. Bagi kalian yang merupakan pengembang
aplikasi yang menggunakan komputer dengan sistem operasi Windows dan alat
pengembangan Microsoft Visual Studio, maka kalian cocok menggunakan Xamarin
yang terintegrasi Microsoft Visual Studio.
Namun jika kalian menggunakan
komputer dengan sistem operasi Macintosh, maka sebaiknya kalian menggunakan
Xamarin Studio. Tentu saja dengan adanya Xamarin ini, sudah pasti sangat
memudahkan kalian untuk melakukan pengembangan aplikasi dengan menggunakan
bahasa pemrograman C# .
Cara Membuat Aplikasi Android Secara Offline dan Offline
Reviewed by Rendyputra155
on
November 16, 2017
Rating:
Reviewed by Rendyputra155
on
November 16, 2017
Rating:















No comments: